Articles

Analisis Beban Kerja Dokter Umum di Puskesmas Kota Denpasar dengan Menggunakan Metode Workload Indicators of Staffing Need

Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda , Luh Putu Lila Wulandari

Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda
Udayana University. Email: drdharmayuda@gmail.com

Luh Putu Lila Wulandari
Udayana University
Online First: July 01, 2015 | Cite this Article
Dharmayuda, A., Wulandari, L. 2015. Analisis Beban Kerja Dokter Umum di Puskesmas Kota Denpasar dengan Menggunakan Metode Workload Indicators of Staffing Need. Public Health and Preventive Medicine Archive 3(1): 16-21. DOI:10.15562/phpma.v3i1.95


Latar belakang dan tujuan: Selama ini penentuan jumlah tenaga kesehatan termasuk dokter umum di puskesmas adalah berdasarkan rasio per jumlah penduduk dan bukan berdasarkan beban kerja. Penelitian analisis beban kerja dokter umum di puskesmas diIndonesia belum banyak dilakukan dan sama sekali belum pernah dikerjakan di ProvinsiBali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja, kebutuhan tenaga dokter umum serta distribusinya di puskesmas Kota Denpasar.

Metode: Rancangan penelitian adalah deskriptif cross-sectional yang dilaksanakan di 11 puskesmas Kota Denpasar terhadap semua dokter umum fungsional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung terhadap  kegiatan dari masing-masing dokter umum. Selain itu juga dikumpulkan data sekunder dari masing-masing puskesmas. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan software WISN English Version 1.1.132.0.

Hasil: Sebagian besar dari 34 dokter umum di puskesmas yang menjadi sampel penelitian adalah perempuan (73,5%), berumur 35-44 tahun (61,8%), status pegawai negeri  (97,1%), masa kerja 6-10 tahun (55,9%) dan hampir semuanya (95,6%) mempunyai tugas tambahan selain memberikan pelayanan kepada pasien. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban kerja dokter umum di puskesmas Kota Denpasar termasuk kategori tinggi dengan rasio 0,5-0,9. Beban kerja yang dianggap sesuai adalah bila rasio beban kerja sama dengan satu. Bila dilihat dari analisis beban kerja ditemukan bahwa semua puskesmas di Kota Denpasar mengalami kekurangan dokter umum dengan jumlah kekurangan yang bervariasi.

Simpulan: Bila menggunakan perhitungan rasio per jumlah penduduk, jumlah dokter umum di puskesmas Kota Denpasar telah mencukupi, namun dari hasil analisis beban kerja dijumpai masih adanya kekurangan.

References

Kementerian Kesehatan RI. Data Dasar Puskesmas. Jakarta; 2013.

Kementerian Kesehatan RI. Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan dalam Persiapan Pelaksanaan JKN. Jakarta: BPPSDM Kesehatan; 2013.

Suwandono A, Setijadi G, Sumantri S. Hasil Awal Angket Dokter PTT. Media Litbang Kesehatan. 2003;12(4):23–9.

Dinas Kesehatan. Profil Kesehatan Kota Denpasar Tahun 2013. Denpasar; 2014.

WHO. Human Resources for Health Country Profile: Thailand. Geneva; 2010.

WHO. People’s Republic of Bangladesh: Human Resources for Health Country Profile. Geneva; 2013.

Sanjeed V. Vietnam Healthcare - The Next Growth Frontier? Asia Pasific Biotech. 2009;13(10):18–24.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014. Pusat Kesehatan Masyarakat. 2014.

WHO. Workload Indicator Of Staffing Need. Geneva: WHO Press; 2010.

Michtalik HJ, Yeh HC, Pronovost PJ, Brotman DJ. Impact of Attending Physician Workload on Patient Care: A Survey of Hospitalists. JAMA Intern Medicine. 2013;173(5):375–7.

Mudayana AA. Pengaruh Motivasi dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul. KES MAS. 2010;4(2):84–92.

Shah SSH, Jaffari AR, Aziz J, Ejaz W, Ul-Haq I, Raza SN. Workload and Performance of Employees. Interdisciplinary Journal of Contemporary Research Businnes. 2011;3(5):256–67.

Departemen Keseharan RI. Pedoman Pelaksanaan Internsip Dokter Indonesia. Buku 1. Jakarta: BPPSDM Kesehatan; 2009.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 165
PDF Downloads : 69