Articles

Analisis Sisa Makanan Pasien Rawat Inap di RSUP Sanglah Denpasar Provinsi Bali

Ni Luh Partiwi Wirasamadi , Kadek Tresna Adhi, I Wayan Weta

Ni Luh Partiwi Wirasamadi
Udayana University. Email: partiwiwirasamadiniluh1971@gmail.com

Kadek Tresna Adhi
Udayana University

I Wayan Weta
Udayana University
Online First: July 01, 2015 | Cite this Article
Wirasamadi, N., Adhi, K., Weta, I. 2015. Analisis Sisa Makanan Pasien Rawat Inap di RSUP Sanglah Denpasar Provinsi Bali. Public Health and Preventive Medicine Archive 3(1): 72-77. DOI:10.15562/phpma.v3i1.91


Latar belakang dan tujuan: Makanan yang tersisa masih sangat sering terjadi di berbagai rumah sakit di Indonesia. Standar pelayanan minimal rumah sakit mensyaratkan bahwa sisa makanan pasien tidak boleh lebih dari 20%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah dan biaya yang terbuang akibat sisa makanan pasien.

Metode: Penelitian ini adalah survei sampel cross-sectional dengan subyek 68 pasien rawat inap di Kelas 1, 2 dan 3 yang mendapatkan makanan biasa dengan siklus menu 10 hari selama perawatan maksimal 10 hari. Data dikumpulkan dengan tiga cara yaitu observasi sisa makanan, rekam medis dan wawancara. Data tentang sisa makanan diperoleh dengan metode Visual Comstock skala 6 poin. Data tentang umur, jenis kelamin, lama rawat, kelas rawat, dan jenis penyakit pasien diperoleh dari rekam medis. Data tentang persepsi pasien berkaitan dengan penampilan dan rasa makanan diperoleh dengan wawancara. Data dianalisis dengan uji independent sampel t-test dan one-way ANOVA.

Hasil: Rata-rata jumlah sisa makanan pasien sebesar 14,79%. Pasien yang menyisakan makanan lebih banyak adalah pasien perempuan, umur 50-64 tahun, dirawat di Kelas 2 dan 3 dengan lama rawat ≤ 5 hari. Pasien yang menilai penampilan dan rasa makanan baik cenderung menyisakan makanan lebih sedikit. Rata-rata biaya makan terbuang sehari sebesar Rp. 2.939 per pasien. Dijumpai adanya perbedaan bermakna sisa makanan menurut jenis kelamin, kelompok umur, lama rawat, kelas perawatan, dan persepsi pasien  (p<0,05). Tidak ada perbedaan bermakna menurut jenis penyakit dan  siklus menu  (p>0,05).

Simpulan: Rata-rata jumlah sisa makanan pasien di RSUP Sanglah Denpasar sudah memenuhi standar pelayanan minimal rumah sakit yaitu kurang dari 20% dengan rata-rata biaya makan terbuang sehari sebesar Rp. 2.939 per pasien.

References

Zakiyah L. Plate Waste Among Hospital Inpatients. Malaysian Journal Of Public Health Medicine 2005; 5(2): 19-24

Munawar A. Hubungan Makanan, Rasa Makanan dan Faktor Lainnya Dengan Sisa Makanan (Lunak) Pasien Kelas 3 di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. (tesis). Jakarta: Universitas Indonesia; 2011

Djamaluddin M. Analisis Zat Gizi dan Biaya Sisa Makanan Pada Pasien dengan Makanan Biasa di Rumah Sakit di RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2005; 1(3):108-112.

Irawati. Analisis Sisa Makanan dan Biaya Sisa Makanan Pasien Skizofrenia Rawat Inap di Rumah Sakit Jiwa Madani Palu. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2010; 6(3):123-131.

Kementrian Kesehatan RI. Pedoman Penyusunan Standar pelayanan Minimum di Rumah Sakit. Jakarta: Dirjen BUK Kemenkes RI; 2012.

Aula LE. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Sisa Makanan Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Haji Jakarta. 2011. Available from: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/181212

Dian B. Hubungan Penampilan Makanan dan Faktor Lainnya Dengan Sisa Makanan Biasa Pasien Kelas 3 Seruni RS Puri Cinere Depok bulan April-Mei 2012 (skripsi). Jakarta : Universitas Indonesia; 2012

Kusumayanti, Hamam H, Susetyowati. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Malnutrisi Pasien Dewasa di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2004;1(1): 9-17.

Comstock EM, St Pierre RG, Mackiernan YD. Measuring Individual Plate Waste in School Lunches. Visual Estimation and Children’s Ratings vs. Actual Weighing of Plate Waste. Journal of the American Dietetic Association. 1981;79(3):290–296.

Murwarni. Penentuan Sisa Makanan Pasien Rawat Inap dengan Metode Taksiran Visual Comstock di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. (tesis). Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada; 2001.

Kementerian Kesehatan RI. Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI; 2014.

Nuryati P. Hubungan Antara Waktu Penyajian, Penampilan dan Rasa Makanan dengan Sisa Makanan pada Pasien Rawat Inap Dewasa di RS Bhakti Wira Tamtama Semarang. 2008. UNIMUS Digital Library Universitas Muhammadiyah Semarang. Available from: http://digilib. unimus.ac.id

Aritonang I. Penyelenggaraan Makanan, Manajemen Sistem Pelayanan Gizi Swakelola dan Jasaboga di Instalasi Gizi Rumah Sakit. Yogyakarta: Leutika; 2012.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 708
PDF Downloads : 223