Articles

Paparan Asap Rokok dalam Rumah Terhadap Risiko Peningkatan Kelahiran Bayi Prematur di Kota Denpasar

Ni Ketut Noriani , I Wayan Gede Artawan Eka Putra, I Nyoman Mangku Karmaya

Ni Ketut Noriani
Udayana University. Email: noriduana@yahoo.com

I Wayan Gede Artawan Eka Putra
Udayana University

I Nyoman Mangku Karmaya
Udayana University
Online First: July 01, 2015 | Cite this Article
Noriani, N., Putra, I., Karmaya, I. 2015. Paparan Asap Rokok dalam Rumah Terhadap Risiko Peningkatan Kelahiran Bayi Prematur di Kota Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive 3(1): 55-59. DOI:10.15562/phpma.v3i1.88


Latar belakang dan tujuan: Indonesia merupakan negara kelima tertinggi di dunia dengan kejadian kelahiran bayi prematur yaitu 10-20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko paparan asap rokok dalam rumah terhadap kelahiran bayi prematur di Kota Denpasar.

Metode: Penelitian ini mempergunakan rancangan case control. Kasus adalah ibu yang melahirkan bayi prematur di Kota Denpasar, sedangkan kontrol adalah semua ibu yang diperiksa pada periode waktu yang sama dan melahirkan bayi cukup bulan. Sampel kasus dan kontrol dipilih secara systematic random sampling dengan terlebih dahulu melakukan listing kelahiran bayi prematur dan aterm selama tahun 2013 di empat puskesmas di kota Denpasar. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji chi square dan multivariat dengan regresi logistik.

Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat dalam variabel-variabel umur, pendidikan, pekerjaan, dan paritas, tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kasus dengan kontrol; tetapi dijumpai perbedaan yang bermakna untuk variabel frekuensi  antenatal care (ANC) dan rerata lingkar lengan atas (LILA). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa adjusted OR paparan asap rokok di dalam rumah setelah dikontrol dengan variabel ANC dan LILA diperoleh sebesar 3,647 (95%CI: 1,683-9,903).

Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan asap rokok di dalam rumah secara bermakna meningkatkan risiko kelahiran bayi prematur di Kota Denpasar.

References

Sarwono P. Panduan Lengkap Perawatan Kehamilan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka; 2001.

Kementerian Kesehatan RI. Panduan Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir Berbasis Perlindungan Anak. Jakarta: Direktorat Kesehatan Anak Khusus; 2010.

Wijayanegara H. Prematuritas. Bandung: PT. Refika Aditama; 2009.

Tobacco Control Support Centre (TCSC) Indonesia 2010. Buku Kendali Tembakau Tani. Jakarta; 2010

Mira. Determinan Kelahiran Bayi Prematur di RS Daerah. Kota Gorontalo: Prof DR Aloei Saboa; 2012Amiruddin R. Risiko Asap Rokok dan Obat-obatan Terhadap Kelahiran Prematur di RS. ST. Fatimah Makassar. Jurnal Medika Nusantara Jurusan Epidemiologi, Fakultas Kesmas, Universitas Hasanudin. 2006.

Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Denpasar; 2013

Zisovska, Elizabeta, Lazarevsk L, Pehcevska N, Tavcioska G. Tobacco influence on the neonatal outcome. Italian Journal of Public Health. Year 2010; 8(7): 249-255.

Krstev, S., Marinkovic, J., Simic, S., Kocev, N., Bondy, J. 2008. The Influence of Maternal Smoking and Exposure to Residential Environmental Tobacco Smoke on Pregnancy Outcome A Retrospektive National Study. Serbian : Institute of OccupationalHealth.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 256
PDF Downloads : 95