Articles

Riwayat Keluarga, Stres, Aktivitas Fisik Ringan, Obesitas dan Konsumsi Makanan Asin Berlebihan Sebagai Faktor Risiko Hipertensi

I Made Jaya Widyartha , I Wayan Gede Artawan Eka Putra, Luh Seri Ani

I Made Jaya Widyartha
Universitas Udayana. Email: dikesbdg@yahoo.com

I Wayan Gede Artawan Eka Putra
Universitas Udayana

Luh Seri Ani
Universitas Udayana
Online First: December 01, 2016 | Cite this Article
Widyartha, I., Putra, I., Ani, L. 2016. Riwayat Keluarga, Stres, Aktivitas Fisik Ringan, Obesitas dan Konsumsi Makanan Asin Berlebihan Sebagai Faktor Risiko Hipertensi. Public Health and Preventive Medicine Archive 4(2): 148-154. DOI:10.15562/phpma.v4i2.73


Latar belakang dan tujuan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi.

Metode: Penelitian case control dilakukan dengan sampel sebanyak 77 kasus dan 77 kontrol berusia 18-65 tahun, dan dipilih secara consecutive. Kasus dan kontrol dilakukan matching berdasarkan umur dan jenis kelamin. Kasus adalah pasien yang terdiagnosis hipertensi oleh dokter puskesmas, kontrol adalah pasien yang berkunjung ke puskesmas dan tidak menderita hipertensi. Data tentang status sosiodemografi dan faktor risiko dilakukan dengan wawancara. Tinggi dan berat badan serta lingkar perut diukur secara langsung. Analisis multivariat dilakukan dengan regresi logistik.

Hasil: Kasus dan kontrol sudah komparabel menurut jenis kelamin, umur dan tingkat pendidikan. Variabel yang berhubungan dengan hipertensi yaitu riwayat keluarga (AOR=9,20; 95%CI: 3,47-24,41), tingkat stres sedang (AOR=13,01; 95%CI: 3,70-45,79), tingkat stres berat (AOR=16,75; 95% CI=3,32-84,38), tingkat aktivitas fisik ringan (AOR=3,53; 95%CI: 1,38-9,01), obesitas (AOR=5,72; 95%CI: 2,09-15,68) dan kebiasaan mengkonsumsi makanan asin berlebihan (AOR=3,08; 95%CI: 1,17-8,09). Kebiasaan mengkonsumsi makanan berlemak secara tidak langsung menyebabkan hipertensi. Penghasilan, stres ringan, kebiasaan merokok, perokok pasif, kebiasaan mengkonsumsi kopi, frekuensi mengkonsumsi buah dan sayur tidak dijumpai sebagai faktor risiko.

Simpulan: Riwayat keluarga, stres sedang dan berat, aktivitas fisik ringan, obesitas dan konsumsi makanan asin berlebihan merupakan faktor risiko kejadian hipertensi.

References

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pengendalian Faktor Resiko Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah. Edisi I. Jakarta: Ditjen PP & PL; 2011.

Kementerian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan; 2013.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2013. Denpasar: Dinas Kesehatan Provinsi Bali; 2013.

Dinas Kesehatan Kabupaten Badung. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2014. Denpasar: Dinas Kesehatan Provinsi Bali; 2013.

UPT Puskesmas Kuta Utara. Profil UPT Puskesmas Kuta Utara Tahun 2014. UPT Puskesmas Kuta Utara; 2015.

Kartikasari, A.N. Faktor Resiko Hipertensi Pada Masyarakat Di Desa Kabongan Kidul Kabupaten Rembang. (Karya Tulis Ilmiah). Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro; 2012.

Abdulsalam S., Olarewaju O., Olugblenga-Bello A., Abdus-salam I. Sociodemographic Correlates of Modifiable Risk Facktors for Hypertension in a Rural Local Government Area of Oyo State South West Nigeria. International Journal of Hypertension; 2014.

Prasetyo, D.A., Wijayanti, A.C., Wardani E.K. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Muda Di Wilayah Puskesmas Sibela Surakarta. (Artikel Penelitian). Surakarta: Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UMS. Surakarta; 2015.

Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota. 2016

Lovibon, S.H & Lovibon, P.F.. Manual for the Depression Anxiety & Stress Scales (Second edition). Psychology Foundation; 1995.

Baecke JAH Burema J Frijters ER.. A short questionnaire for the measurement of habitual physical activity in epidemiological studies. Am J Clin Nutr; 1982; 36: 936-942.

Mannan H., Wahuddin, Rismayanti. Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto Tahun 2012. (Artikel Penelitian). Makassar: Bagian Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin; 2012.

Andriansyah H. Analisis Hubungan Faktor-Faktor Risiko Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Penduduk Usia 20-65 Tahun di kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. (Skripsi). Jember: Bagian Epidemiologi Dan Biostatistika Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat; 2010.

Windyningtyas, M. Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Laki-laki Dewasa Di Puskesmas Petang I Kabupaten Badung Tahun 2009. (Skripsi). Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana. Denpasar; 2009.

Mahmudi, A. Hubungan Stres Dengan Kejadian Tingkat Hipertensi Di Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. (skripsi). STIKES Dehasen. Bengkulu; 2012.

Aripin. Pengaruh Aktivitas Fisik, Merokok Dan Riwayat Penyakit Dasar Terhadap Terjadinya Hipertensi Di Puskesmas Sempu Kabupaten Banyuwangi Tahun 2015 (Tesis). Denpasar: Universitas Udayana Denpasar; 2015

Ratnaningtyas Y., Djatmika W. Hubungan Kepribadian Tipe D Dengan Kejadian Hipertensi Di RSUD Prof. Dr. Margono soekarjo. (Artikel Penelitian). Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Gunawan L. Hipertensi Tekanan Darah Tinggi, Kanisius. Yogyakarta; 2001: 17-24.

Atun L., Siswati T., Kurdanti W. Asupan Sumber Natrium, Rasio Kalium Natrium, Aktivitas Fisik, dan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Media Gizi Mikro Indonesia; 2014: 6(1).

Turi BC, Codogno JS, Fernandes RA, Sui X, Lavie CJ, Blair SN, Monteiro HL. Accumulation of Domain-specific Physical Inactivity and Presence of Hypertension in Brazilian Public Healthcare System. Journal of Physical activity and Health; 2015.

Rahajeng E., Tuminah S. Prevalensi Hipertensi dan Determinannya di Indonesia. (Artikel Penelitian). Pusat Penelitian Biomedis dan Farmasi Badan Penelitian Kesehatan Departemen Kesehatan RI, Jakarta; 2009.

Trisna Ida, Hamid Sudihati. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Obesitas Sentral Pada Wanita Dewasa (30-50 Tahun) Di Kecamatan Lubuk Sikaping Tahun 2008. (Artikel Penelitian). Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman dan Poltekes Padang; 2008.

Adnani H. SKM, M.Pd. Buku Ajar: Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogjakarta: Muha Medika; 2011.

Siringoringo, M., Hiswani, Jemadi. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Lansia Di Desa Sigaol Simbolon Kabupaten Samosir Tahun 2013. Jurnal USU; 2013.

Kapriana, M.T. Asupan Tinggi Lemak dan Aktivitas Olahraga Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Hipertensi Obesitik Pada Remaja Awal. (Artikel Penelitian). Semarang: Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro; 2012.

Wahyuni E. R. Hubungan Asupan Natrium Dengan Kejadian Hipertensi di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Binjai Tahun 2014. Jurnal USU; 2015: 1(1).


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 1424
PDF Downloads : 238