Articles

Analisis Kesesuaian Kandungan Energi dan Protein pada Terapi Gizi Medik di RSUP Sanglah Denpasar

Putu Ayu Laksmini , Ni Made Sri Nopiyani, I Wayan Weta

Putu Ayu Laksmini
Universitas Udayana. Email: pa_laksmi@yahoo.com

Ni Made Sri Nopiyani
Universitas Udayana

I Wayan Weta
Universitas Udayana
Online First: December 01, 2016 | Cite this Article
Laksmini, P., Nopiyani, N., Weta, I. 2016. Analisis Kesesuaian Kandungan Energi dan Protein pada Terapi Gizi Medik di RSUP Sanglah Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive 4(2): 137-141. DOI:10.15562/phpma.v4i2.71


Latar belakang dan tujuan: Terapi gizi medik di RSUP Sanglah Denpasar meliputi preskripsi diet, kitir makanan, pemorsian makanan, sampai makanan disajikan, yang bertujuan untuk membantu penyembuhan penyakit. Telah dilakukan penilaian pelayanan gizi berdasarkan pelayanan standar minimal di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2013, tapi belum pernah dilakukan penilaian kesesuaian kandungan energi dan protein pada pemberian terapi gizi medik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kesesuaian kandungan energi dan protein dari preskripsi diet sampai makanan disajikan pada pasien rawat inap yang mendapatkan terapi gizi medik di RSUP Sanglah Denpasar.

Metode: Penelitian ini adalah cross-sectional pada 50 sampel penelitian yaitu berupa makanan yang disajikan dengan preskripsi diet dari dokter spesialis gizi klinik di RSUP Sanglah Denpasar yang dipilih secara consecutive.  Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang diisi sendiri oleh petugas pengumpul data dan dianalisis dengan uji kesesuaian Bland Altman.

Hasil: Ada kesesuaian kandungan energi dan protein dalam pemberian Terapi Gizi Medik dari preskripsi diet dengan kitir makanan (energi r=0,43; p=0,04, protein r=0,48; p=0,02), kitir makanan dengan pemorsian makanan (energi dan protein r=1,00; p=0,00), pemorsian makanan dengan makanan yang disajikan (energi r=0,48; p=0,03, protein r=0,50; p=0,01), dan preskripsi diet sampai makanan disajikan (energi r=0,52; p=0,04, protein r=0,57; p=0,02). Meskipun ada korelasi kuat, namun diketahui ada nilai mean difference walaupun secara klinis masih bisa diterima.

Simpulan: Terdapat kesesuaian kandungan energi dan protein dari preskripsi diet sampai makanan yang disajikan di RSUP Sanglah Denpasar. Sistem pemberian terapi gizi medik yang sudah sesuai ini dapat dievaluasi secara berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan  di tingkat tersier.

 

References

Altmatsier, S. Penuntun Diet Edisi Keempat. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama; 2012.

Sastroasmoro, S., Ismael, S. Dasar-dasar Metodelogi Penelitian Klinis. Edisi keempat. Jakarta : CV. Sagung Seto; 2011.

Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012. Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. 17 November 2012. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 227. Jakarta

Instalasi Gizi RSUP. Penilaian Pelayanan Gizi Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal di RSUP Sanglah Denpasar Tahun 2013. Denpasar: RSUP Sanglah; 2013.

Kemenkes RI. Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI; 2013.

Triyani. Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Gizi Kurang Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo Jakarta; 2009.

Khomsan, A. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada; 2003.

Mc. Whirter, Pernington. Does Perceived Organizational Support Mediate The Relationship Between Prosedural Justice and Organizational Citizenship behavior. Academy of Management; 2004; 41: 350-357.

Irianton, A. Manajemen Asuhan Gizi. Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Yogyakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama; 2013.

Hartono. Perkembangan Suatu Penyakit Dengan Pendekatan Terapi Gizi (Edisi Kelima). Erlangga. Jakarta: Erlangga; 2000.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 325
PDF Downloads : 109