Articles

Kondisi penyakit-penyakit kronik: tantangan pelayanan kesehatan abad ke-21 dan masukan untuk implementasi Jaminan Kesehatan Nasional 2014

I Wayan Weta

I Wayan Weta
Udayana University. Email: wy_weta@unud.ac.id
Online First: December 01, 2013 | Cite this Article
Weta, I. 2013. Kondisi penyakit-penyakit kronik: tantangan pelayanan kesehatan abad ke-21 dan masukan untuk implementasi Jaminan Kesehatan Nasional 2014. Public Health and Preventive Medicine Archive 1(2): 156-160.


Seiring dengan perubahan lingkungan dan perilaku masyarakat, tidak ada satu negarapun di dunia yang luput dari peningkatan kejadian penyakit kronik.. Peningkatan dramatis morbiditas dan mortalitas akibat penyakit-penyakit kronik, baik penyakit tidak menular seperti kelompok penyakit degeneratif, metabolik, malnutrisi, gangguan mental maupun beberapa penyakit menular seperti tuberkulosis, HIV dan AIDS, menyebabkan peningkatan pembiayaan pelayanan kesehatan. Kondisi ini perlu mendapat perhatian dan penyikapan serius, oleh karena dalam penanggulangannya, penyakit kronik perlu manajemen pelayanan khusus dengan pembiayaan relatif besar. Penyakit degeneratif umumnya memerlukan perawatan secara berkesinambungan dalam jangka waktu lama (sampai seumur hidup) dengan pembiayaan yang cukup mahal. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, sistem pelayanan kesehatan harus dikembangkan sesuai dengan pola kejadian penyakit.

References

WHO. Inovative care for chronic conditions- building blocks for action; 2002.

Brodsky J, Habib J, Hirshfed M. Long-term care in developing countries. Ten case-studies. WHO-Geneva and JDC-Brookdale Institute; 2003.

Goh LG, Azwar A, Wonodirekso S. A primer on family medicine practice. Singapore International Foundation; 2004.

Boelen C, Haq C, Hunt V, Rivo M, Shahady E. Improving Health System: The Contriburtion of Family Medicine. A Guide Book. Wonca. Singapore; 2002.

Departemen Kesehatan RI. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta; 2004.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jakarta; 2004.

Peraturan Presiden Republik Indonesia, Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan. Jakarta; 2013.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Peta Jalan Menuju Jaminan Kesehatan Nasional 2014-2019; 2013.

Weta, IW. Pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan kedokteran keluarga, tantangan dan harapan kedepan. MKU 2005; 36 (129): 149-154.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran. Jakarta; 2003.

Weta, IW. Menyongsong diberlakukannya undang-undang praktek kedokteran (editorial). MKU 2006; 37 (131):1

Bazell C, Davis H, Glass J, Rodak J Jr, Bastacky SM. The Undergraduate Medical Education for the 21st Century (UME-21) Project: The Federal Government Perspective. Fam Med 2004; 36 (January suppl):S15-S19.

Department of National Education. National Competency-Based Curriculum for the Primary Care Physician in Indonesia. Jakarta, 2004.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 304
PDF Downloads : 63

Related Articles

Search Authors in












  • I Wayan Weta

  • I Wayan Weta

  • I Wayan Weta