Articles

Faktor risiko kanker payudara pada wanita di RSUP Sanglah Denpasar

Trisnadewi Trisnadewi , I Made Sutarga, Dyah Pradnyaparamita Duarsa

Trisnadewi Trisnadewi
Udayana University. Email: trisna_wika@yahoo.co.id

I Made Sutarga
Udayana University

Dyah Pradnyaparamita Duarsa
Udayana University
Online First: December 01, 2013 | Cite this Article
Trisnadewi, T., Sutarga, I., Duarsa, D. 2013. Faktor risiko kanker payudara pada wanita di RSUP Sanglah Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive 1(2): 139-144.


Abstrak: Kanker payudara adalah kanker yang paling banyak ditemukan pada wanita. Dalam satu tahun, lebih dari 800.000 kasus baru kanker payudara didiagnosis di seluruh dunia. Di Indonesia kanker payudara merupakan kanker terbanyak kedua setelah kanker servik. Faktor risiko yang diduga meningkatkan kanker payudara yaitu riwayat kehamilan, usia saat hamil pertama, riwayat menyusui, penggunaan kontrasepsi hormonal, riwayat menarche, riwayat keluarga dengan kanker payudara dan riwayat penyakit infeksi pada payudara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor risiko kanker payudara pada wanita di RSUP Sanglah Denpasar. Jenis penelitian ini adalah matched paired case control study, dengan jumlah sampel kasus wanita kanker payudara sebanyak 38 dan 38 pasien non kanker dengan latar belakang, rentang umur dan alamat yang sama dengan kasus. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan McNemar test dan multivariat dengan metode regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor yang terbukti meningkatkan risiko kanker payudara adalah riwayat penyakit pada payudara (OR=13,5; 95%CI: 3,21-56,77) dan riwayat keluarga dengan kanker payudara (OR=8; 95%CI: 1,84-34,79). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor yang bermakna meningkatkan risiko kejadian kanker payudara pada wanita hanya riwayat penyakit pada payudara (OR=43,19; 95%CI: 8,79-212,27). Saran yang dapat disampaikan yaitu perlu ditingkatkannya pendidikan kesehatan tentang pentingnya deteksi dini dan skrining (termasuk pemeriksaan payudara sendiri) serta informasi penting terkait bahayanya penyakit/infeksi pada payudara. Peraturan nasional perlu memperhatikan dan memprioritaskan fasilitas mamografi.

References

Kardinah. Kanker Payudara. http://www.fortunestar.co.id. 2005. Diakses pada tanggal 6 April 2010.

Tapan E. Kanker, antioksidan dan terapi komplementer. Jakarta: Elekmedia Komputindo; 2005

Landis SH, Murray T, Bolden S, Wingo PA. Cancer statistics 1998. CA Cancer J Clin 1998; 48 :6–31. Available: http://www.cancer.gov/bcrisktool/. Diakses pada tanggal 9 Februari 2013.

Depkes RI. Jika tidak dikendalikan 26 juta orang di dunia menderita kanker. 2010. Available from: http//www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release/1060 jika tidak dikendalikan 26 juta orang di dunia menderita kanker. Html. Diakses pada tanggal 8 januari 2012.

Pherson KMc, Steel CM, Breast Cancer Epidemiology Risk Factor and Genetic, BMJ 2010; Vol 321: 624-628

Putri N. Deteksi Dini Kanker Payudara. Yogyakarta: Aura Media; 2009.

Suddarth B. Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC; 2000.

Budiningsih Y. Epidemiological analysis of risk factor for breast breast cancer in Indonesian females. Medical Journal of Indonesia 1995; 4: p. 163-168

Indrati R. Faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara wanita; studi kasus di Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang. 2005. Diakses pada tanggal 22 Juni 2012.

Price, Andreson S. Gangguan Sistem Reproduksi Perempuan. Dalam Patofisiologi: Konsep klinis proses-proses penyakit. Jakarta: EGC; 2005.

Zhou WB, Xue DQ, Liu XA, Ding Q, Wang S. The influence of family history and histological stratification on breast cancer risk in women with benign breast disease: a meta analysis. J Cancer Res Clin Oncol 2011; 137: 1053-1060. Diakses pada tanggal 5 Januari 2013.

Dupont William D, Page David L. Risk Faktor for Breast Cancer in woman with Proliferative Breast Disease. 2004; 23: 469-478.

Soemitro, Monty P. Blak-Blakan Kanker Payudara: Temukan Sedini Mungkin. Bandung: Qanita; 2012.

Ulusoy C, Kepenekci I, Kose K, Anydinty S, Cam R. Applicability of the Gail model of breast cancer risk assessment in Turkish female population and evaluation of breast feeding as a risk faktor. Breast Cancer Research and Treatment 2010; 120: 419-424. Diakses pada tanggal 5 Januari 2013.

Bouchardy C, Benhamou S, Fioretta G, Verkoorjen HM, Chappuis PO, Caspar IN, et. al. Risk of second breast cancer according to estrogen receptor status and family history. Breast Cancer res Treat 2011; 127: 233-241. Diakses pada tanggal 5 Januari 2013.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 207
PDF Downloads : 66