Articles

Pencarian pelayanan kesehatan pada pengobat tradisional herbal di Kota Denpasar

Sri Yuniari , Ketut Suastika, Luh Seri Ani

Sri Yuniari
Udayana University. Email: yuniari_sri@yahoo.com

Ketut Suastika
Udayana University

Luh Seri Ani
Udayana University
Online First: December 01, 2013 | Cite this Article
Yuniari, S., Suastika, K., Ani, L. 2013. Pencarian pelayanan kesehatan pada pengobat tradisional herbal di Kota Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive 1(2): 85-89.


Abstrak: Pengobatan tradisional herbal merupakan salah satu upaya pengobatan di luar ilmu kedokteran yang saat ini cukup diminati masyarakat di Kota Denpasar. Pencarian pelayanan kesehatan pada pengobat tradisional herbal bukan saja membawa dampak positif akan tetapi juga membawa dampak negatif. Promosi yang berlebihan di berbagai media menyebabkan masyarakat menjadi kurang rasional dalam memilih pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, kepercayaan dan media informasi dengan pencarian pelayanan kesehatan pada pengobat tradisional herbal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif cross sectional. Penentuan sampel dilakukan dengan consecutive random sampling. Besar sampel adalah 129 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan dengan panduan kuesioner. Hasil chi square menunjukkan semua variabel yang diteliti, berhubungan secara bermakna dengan pencarian layanan ke pengobat tradisional herbal. Lebih lanjut hasil uji regresi logistik menunjukkan hanya kepercayaan yang berhubungan secara bermakna dengan tingkat kunjungan pasien ke pengobat tradisional herbal (RP=6,57; 95%CI: 1,43-8,84; p=0.006 dan R2=49,5%). Disarankan agar Dinas Kesehatan Kota Denpasar meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada pengobat tradisional herbal sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat.

References

Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Profil Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Denpasar; 2012.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1076/MENKES/SK/VII/2003 tentang penyelenggaraan pengobat tradisional. Jakarta; 2003.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2005.

Riwidikno H. Statistik kesehatan. Cetakan kelima. Yogyakarta: Mitra Cendekia Pres; 2008.

Arikunto S. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Edisi revisi VI. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2006.

Kandera W. Pendidikan kesehatan masyarakat dan beberapa aspeknya. Denpasar: Universitas Udayana; 2004.

Mulyadi A. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keluarga menggunakan pengobatan tradisional herbalis dalam mengatasi kesehatan di desa Warujaya Parung Bogor [tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia; 2005.

Supardi S. Pengetahuan, sikap dan perilaku ibu rumah tangga terhadap obat tradisional di Desa Tapos Bogor dan faktor-faktor yang mempengaruhinya [tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia; 1990.

Herlina M. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan jenis pengobatan alternatif pada masyarakat pengguna pengobat alternatif di Kota Bengkulu [tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia; 2001.

Sarwono, Solita. Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada press; 1997.

Azwir Y. Strategi komunikasi pemasaran pengobatan holistik atau komplementer alternatif [tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia; 2004.

Huzaini. Pengobatan tradisional. Majalah Al Ulum 2007. Vol 3 hal 45-51.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 192
PDF Downloads : 56