Articles

Paparan asap rokok dan higiene diri merupakan faktor risiko lesi prakanker leher rahim di Kota Denpasar tahun 2012

I Gusti Agung Ayu Novya Dewi , Anak Agung Sagung Sawitri, I Nyoman Adiputra

I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Udayana University. Email: geknovy061180@yahoo.co.id

Anak Agung Sagung Sawitri
Udayana University

I Nyoman Adiputra
Udayana University
Online First: July 01, 2013 | Cite this Article
Dewi, I., Sawitri, A., Adiputra, I. 2013. Paparan asap rokok dan higiene diri merupakan faktor risiko lesi prakanker leher rahim di Kota Denpasar tahun 2012. Public Health and Preventive Medicine Archive 1(1): 63-68.


Abstrak: Pada tahun 2010, prevalensi kanker leher rahim di Provinsi Bali terus meningkat hingga mencapai 43/100.000, dan di Kota Denpasar mencapai 25/100.000. Lesi prakanker dapat diketahui dengan metode inspeksi visual asam asetat (IVA) dan kejadiannya diperkirakan delapan kali jumlah kanker leher rahim yaitu 184/100.000. Penelitian kasus kontrol ini bertujuan untuk mengetahui risiko terkait meliputi hubungan seksual, merokok dan higiene diri terhadap lesi prakanker. Penelitian melibatkan 60 kasus (IVA positif) dan 60 kontrol (IVA negatif) yang diambil dari register kunjungan IVA Agustus 2010-Desember 2011. Penelitian dilakukan di dua puskesmas yang melayani IVA di Denpasar. Sampel didatangi ke rumah masing-masing dan diwawancara dengan kuesioner See and Treat yang dimodifikasi. Higiene diri diukur dari frekuensi mandi, cara cebok, pemakaian sabun/pengharum, cebok setelah hubungan seksual, frekuensi ganti pembalut, frekuensi cuci vagina, pemakaian toilet dan pemakaian pentiliner. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat dengan regresi logistik untuk mengetahui faktor risiko yang paling dominan. Umur responden adalah 24-56 tahun (mean 41,76). Sebagian besar responden berpendidikan ≥SMA (87,5%), pekerjaan swasta (47,5%), umur menikah pertama kali >20-25 tahun (41,7%), paritas 2 (42,5%) serta tidak memiliki riwayat kanker pada keluarga (83,3%). Higiene diri kurang baik meningkatkan kejadian lesi prakanker leher rahim sebesar 29 kali [OR=29,57; 95%CI 10,51-83,17]. Dari delapan indikator higiene diri, OR tertinggi adalah frekuensi mengganti pembalut (16,44). Paparan asap rokok >4 jam perhari meningkatkan kejadian lesi prakanker leher rahim sebesar 4 kali [OR=4,75; 95%CI 2,19-10,33]. Hasil analisis regresi logistik menemukan bahwa faktor risiko yang lebih dominan adalah higiene diri. Disarankan agar wanita lebih memperhatikan frekuensi mengganti pembalut pada saat menstruasi minimal tiga kali sehari.

References

Garcia AA, Huh WK. Cervical Cancer. Web MD Professional. 2011

Rasjidi. Angka Kejadian Kanker dan Estimasi dalam Angka. Republik Indonesia. 2010

Barkla Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kanker Leher Rahim di Prinden . 2008

Diananda. Faktor yang Berhubungan Kejadian Kanker Serviks di RSCM. UI. 2009Garcia AA, Huh WK. Cervical Cancer. Web MD Professional.2011

Muhtarom. Kanker Serviks dan Penanggulangannya. Press. Bandung. 2000

Suwiyoga, Beberapa Masalah Pap Smear Sebagai Alat Diagnosis Dini Kanker Serviks di Indonesia, Lab. Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar.

Karla, 2011 HPV Penyebab Kanker di Indonesia. Jakarta. 2011Dinas Kesehatan Propinsi Bali. Data Surveilans Terpadu Penyakit Tidak Menular. Dikes Propinsi Bali,Denpasar. 2010

Kompas. Infeksi HPV Tiga Kabupaten di Bali. Provinsi Bali. 2007

Diananda. 2009. Faktor yang Berhubungan Kejadian Kanker Serviks di RSCM. UI.

Fischer. R. Coploscopy and Treatment of Cervical Intraepithelial Neoplasia : A beginner’s manual. International Agency for Research on Cancer. Lyon. 2003: 5-12. 2009

Evernet. A Cancer Journal of Clinicians Sosial Service and The Cancer Patient, http://caonline.amcancersos.org/subscriptions. 2007

Hidayati W.b. Kanker Serviks Dispalasia Dapat Disembuhkan. Medika No. 3 tahun XXVIII. 2001

Melva. Ketahanan Hidup Penderita Kanker Gynecology di RSUP Adam Malik Medan. 2008

Faisah. Perokok Aktif Menjadi Berisiko Kanker. Yogyakarta. Pustaka Rihama. 2007

Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Laporan Tahunan Program Kesehatan Keluarga Bidang Bina Kesehatan Masyarakat. Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Denpasar. 2010

Perda No. 10 Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Provinsi Bali. Peraturan Gubernur. 2011

Sarjana. Personal Higiene Khusus Reproduksi Wanita. Rineka Cipta. Yogyakarta. 2009

Prawirohardjo, S. Ilmu Kandungan dan Alat Reproduksi. Balai Pustaka. Jakarta. 2000

Engel, dkk. Analisis Iklan Produk Wanita di Lima Stasiun Televisi. Available:http/www.online accessed : 2012, Oct 9). 2009Muhtarom. Kanker Serviks dan Penanggulangannya. Press. Bandung. 2000

Safitri. Penggunaan Pengharum dalam Kebersihan Organ Dalam Wanita. Sascita. Surabaya. 2008


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 366
PDF Downloads : 117