Articles

Hubungan persepsi tentang karies gigi dengan kejadian karies gigi pada calon pegawai kapal pesiar yang datang ke dental klinik di Denpasar tahun 2012

Putu Eka Pratiwi , Anak Agung Sagung Sawitri, I Nyoman Adiputra

Putu Eka Pratiwi
Udayana University. Email: ptekapratiwi@yahoo.com

Anak Agung Sagung Sawitri
Udayana University

I Nyoman Adiputra
Udayana University
Online First: July 01, 2013 | Cite this Article
Pratiwi, P., Sawitri, A., Adiputra, I. 2013. Hubungan persepsi tentang karies gigi dengan kejadian karies gigi pada calon pegawai kapal pesiar yang datang ke dental klinik di Denpasar tahun 2012. Public Health and Preventive Medicine Archive 1(1): 58-62.


Abstrak: Riskesdas 2007 menemukan prevalensi karies gigi di Provinsi Bali 22,5%, mendekati angka prevalensi nasional. Hasil pemeriksaan calon pegawai kapal pesiar yang memeriksakan gigi di sebuah dental klinik didapatkan proporsi karies gigi sebesar 96,2%. Perilaku pencegahan karies mempengaruhi kejadian karies, dimana persepsi mempengaruhi perilaku tersebut. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan persepsi kerentanan, keseriusan, hambatan, manfaat, faktor pencetus dan pengetahuan tentang karies gigi dengan kejadian karies gigi pada calon pegawai kapal pesiar. Disain penelitian adalah case control yang dilaksanakan Bulan Juni-Oktober 2012. Kasus dalam penelitian ini adalah calon pegawai kapal pesiar yang terdiagnosis karies dan kontrol adalah mereka yang tidak terdiagnosis karies. Faktor risiko yang digali yaitu persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi hambatan, persepsi manfaat, pengetahuan dan faktor pencetus, yang dihubungkan dengan karies gigi. Pendidikan dan umur sebagai faktor perancu yang dikontrol. Data faktor risiko diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan status karies gigi diperoleh dengan instrumen diagnosis set. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Analisis komparabilitas menunjukkan tidak ada perbedaan umur dan tingkat pendidikan antara kasus dan kontrol. Dari crude OR terlihat bahwa beberapa variabel yang meningkatkan risiko karies gigi yaitu persepsi keseriusan [OR=4,38; 95%CI 2,13-8,99], persepsi manfaat [OR=3,08; 95%CI 1,51-6,28] dan pengetahuan [OR=4,85; 95%CI 2,32-10,11]. Adjusted OR (uji regresi logistik) diperoleh bahwa persepsi keseriusan [OR=10,5; 95%CI 3,73-29,97], persepsi manfaat [OR=3,3; 95%CI 1,41-8,19], persepsi hambatan [OR=3,3; 95%CI 1,2-9,35] dan pengetahuan [OR=6,4; 95%CI 2,59-16,19]. dapat meningkatkan risiko karies gigi. Diperlukan upaya untuk memperbaiki persepsi keseriusan, manfaat dan hambatan serta peningkatan pengetahuan tentang karies gigi secara lebih dini dan berkelanjutan.

References

Oktrianda, B. Hubungan waktu, teknik menggosok gigi dan jenis makanan yang dikonsumsi dengan kejadian karies gigi pada murid SDN 66 Payakumbuh di wilayah kerja Puskesmas Lampasi Payakumbuh (Skripsi). Padang: Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Andalas; 2011.

Notoatmodjo, S. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2003.

Badan Litbangkes. Riset Kesehatan Dasar; 2007.

Pratiwi, E. Proyek Lapangan: Skrening Karies Gigi Pada Calon Pegawai Kapal Pesiar Yang Berkunjung Ke Dental Klinik Denpasar. Universitas Udayana; 2011.

Lemeshow, S., Hosmer, DW. dan Klar J. Besar Sampel Dalam Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 1997.

Warni, L. Hubungan Perilaku Murid SD Kelas V dan VI pada Kesehatan Gigi dan Mulut terhadap Status Karies Gigi di Wilayah Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang (Tesis). Medan: Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara; 2011.

Sriyono, N. Pencegahan Penyakit Gigi dan Mulut Guna Meningkatkan Kualitas Hidup. Yogyakarta; 2009.

Nurhidyat, O. Tunggul, E. Wahyono. Perbandingan Media Power Point Dengan Flip Chart Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi; 2011. Available from: http://journal.unnes.ac.id//sju/index.php/ujph

Notoatmodjo, S. Ilmu Perilaku Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta: 2010.

Ariningrum R, Indriasih E. Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Tentang Karies Gigi Terhadap Indek DMF-T Pada Siswa SD Kelas VI Di Daerah Kumuh Dan Tidak Kumuh Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara; 2006. Buletin Penelitian Kesehatan –Vol.9 No 4 Oktober 2006: 198-202.

Supariyani, D., Arini, W., Agung, A. Persepsi Masyarakat Pengunjung Klinik Gigi Puskesmas Kuta Utara Terhadap Upaya Preventif Karies Gigi; 2007. Interdental Journal Kedokteran Gigi Vol 5.1


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 425
PDF Downloads : 145