Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Faktor Penghambat dan Pendukung Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant di Wilayah Puskesmas I Denpasar Utara

Abstract

Latar belakang dan tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam faktor pendukung dan penghambat penggunaan alat kontrasepsi implant di Wilayah Puskesmas I Denpasar Utara.

Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan focus group discussion (FGD) dan in-depth interview. FGD dilakukan pada informan kunci yaitu 10 akseptor implant dan 10 akseptor alat kontrasepsi lain. Wawancara mendalam dilakukan pada 11 informan lain yaitu bidan puskesmas, bidan praktek swasta, penyuluh KB, mertua dan suami dari informan kunci.

Hasil: Persepsi dan sikap akseptor implant tergolong baik, tetapi persepsi dan sikap akseptor alat kontrasepsi lain kurang baik. Pengalaman akseptor implant bervariasi tentang efek samping dari penggunaan implant, namun hal ini tidak dianggap penghambat. Faktor pendukung yang dikemukakan oleh informan adalah ketersediaan dan keterjangkauan fasilitas pelayanan serta dukungan suami. Fasilitas dan sarana bukan menjadi faktor penghambat baik bagi pengguna maupun bukan pengguna sedangkan faktor penghambatnya adalah masih adanya keinginan untuk mempunyai anak, kurangnya tenaga kesehatan yang terampil dalam pemasangan alat kontrasepsi implant, dan kurangnya promosi tentang alat kontrasepsi implant.

Simpulan: Faktor pendukung penggunaan implant yaitu: ketersediaan dan  keterjangkauan fasilitas pelayanan serta dukungan suami. Faktor penghambatnya adalah adanya keinginan untuk mempunyai anak, pelatihan tenaga kesehatan yang kurang memadai, dan kurangnya promosi tentang implant di masyarakat.

References

  1. BKKBN. Pembangunan Program Kesehatan Berencana Nasional Menuju Indonesia Sehat 2010. Jakarta: BKKBN; 2008.
  2. Badan Pusat Statistik. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia: Laporan Pendahuluan. Jakarta; 2012.
  3. Bertrand. Kerangka Pikir Konseptual Permintaan KB serta Dampak Pada Fertilitas. Bandung: BKKBN; 2007.
  4. Ekarini, S. 2008. “Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Penggunaan KB Di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali†(Tesis). Semarang: Universitas Diponegoro.
  5. Green, L. Comunity Health, Sevent Edition. Inc. United Stated of Amerika: Mosby Year Book; 1994
  6. Imroni, M. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Implant di Desa Parit Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. (Tesis). Semarang: Universitas Diponegoro; 2009.
  7. Kurnia. Persepsi WUS Tentang KB Implant di Desa Mantingan Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi. (Tesis). Surakarta: Universitas Diponegoro; 2012.
  8. Lestari, P. Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Program Keluarga Berencana Di Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta; 2007.
  9. Nalwadda. Persistent high fertility in Uganda: young people recount obstacles and enabling factors to use of contraceptives: BMC Public Health; 2010.
  10. Rahmah. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Lampulo Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. (Tesis). Semarang: Universitas Diponegoro; 2013.
  11. Wahyu. Hubungan Faktor Pengetahuan, Sikap, dan Efek Samping Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant di Kota Semarang. (Tesis). Semarang: Universitas Diponegoro; 2013.
  12. Yunita. Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Dalam rahim (AKDR) di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Jaya Kabupaten Lahat. (Tesis). Indralaya: Universitas Sriwijaya; 2005.

How to Cite

Gustikawati, N., Wulandari, L. P. L., & Duarsa, D. P. (2014). Faktor Penghambat dan Pendukung Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant di Wilayah Puskesmas I Denpasar Utara. Public Health and Preventive Medicine Archive, 2(2), 140–145. https://doi.org/10.15562/phpma.v2i2.141

HTML
271

Total
114 188

Share

Search Panel

Nida Gustikawati
Google Scholar
Pubmed
Phpma Journal


Luh Putu Lila Wulandari
Google Scholar
Pubmed
Phpma Journal


Dyah Pradnyaparamita Duarsa
Google Scholar
Pubmed
Phpma Journal