Articles

Riwayat Demam Dengue dan Keterlambatan Diagnosis sebagai Faktor Risiko Dengue Shock Syndrome di RSUD Wangaya Denpasar

I Made Suganda Yatra , I Wayan Gede Artawan Eka Putra, Gede Ngurah Indraguna Pinatih

I Made Suganda Yatra
Udayana University. Email: sugandayatra7@gmail.com

I Wayan Gede Artawan Eka Putra
Udayana University

Gede Ngurah Indraguna Pinatih
Udayana University
Online First: December 01, 2015 | Cite this Article
Yatra, I., Putra, I., Pinatih, G. 2015. Riwayat Demam Dengue dan Keterlambatan Diagnosis sebagai Faktor Risiko Dengue Shock Syndrome di RSUD Wangaya Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive 3(2): 150-154. DOI:10.15562/phpma.v3i2.108


Latar belakang dan tujuan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat di Provinsi Bali terutama di Kota Denpasar dengan angka insiden tahun 2014 sebesar 217,7/100.000 penduduk. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari angka insiden nasional sebesar 51/100.000 penduduk. Dengue Shock Syndrome (DSS) masih sering dijumpai dengan kematian yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko DSS pada pasien DBD yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Denpasar.

Metode: Rancangan penelitian adalah kasus kontrol dengan jumlah kasus sebanyak 47 yaitu seluruh pasien DSS dan kontrol sebanyak 94 yang dipilih secara acak sistematik dari semua pasien DBD yang dirawat inap di RSUD Wangaya tahun 2013-2014. Data faktor risiko diperoleh dari rekam medik yaitu umur, jenis kelamin, lama demam, riwayat DBD, hematokrit, trombosit, kelas perawatan dan jaminan kesehatan.

Hasil: Faktor yang secara independen terbukti berhubungan dengan kejadian DSS adalah riwayat infeksi DBD dengan adjusted OR=11,6 (95%CI=1,83-73,96), lama demam sebelum masuk rumah sakit ≥4 hari dengan adjusted OR=5,5 (95%CI: 2,03-14,96),  hematokrit ≥42% dengan adjusted OR=2,8 (95%CI: 1,02-7,68), trombosit <50.000/mm3 dengan adjusted OR=5,2 (95%CI: 1,88-14,36) dan perawatan di Kelas III dengan adjusted OR=2,9 (95%CI: 1,01-8,29).

Simpulan: Riwayat infeksi DBD sebelumnya dan keterlambatan mengenali gejala DBD meningkatkan risiko terjadinya DSS. Selain itu kelas perawatan juga meningkatkan risiko terjadinya DSS.

Keywords


References

Kementerian Kesehatan RI. Modul Pengendalian Demam Berdarah Dengue. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2011.

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2015.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Laporan Program P2 DBD. Bali: Dinas Kesehatan Provinsi Bali; 2014.

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pengendaliann DBD di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2013.

Elmy. Obesitas Sebagai Faktor Risiko Sindrom Syok Dengue, 2009; 11(4), 238–243.

Harisnal. Faktor-Faktor Risiko Kejadian Dengue Shock Syndrome Pada Pasien Demam Berdarah Dengue di Rsud Ulin Dan Rsud Ansari Saleh; 2012.

Silvarianto, D. Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dengue Shock Syndrome pada Anak Dengan Demam Berdarah Dengue; 2013.

Tee, H. P., How, S. H., Jamalludin, A. R., Safhan, M. N. F., Sapian, M. M., Kuan, Y. C., & Sapari, S. Risk Factors Associated with Development of Dengue; 2009.

Karolina Tallo, B N P Arhana, D. L., & Utama. Kejadian Perdarahan masif pada pasien DSS dihubungkan dengan jumlah leukosit, trombosit, dan kadar hematokrit. 2013; I(2), 64–73.

Raihan, Hadinegoro, S. R. S., & Tumbelaka, A. R. Faktor Prognosis Terjadinya Syok pada Demam Berdarah Dengue, 2010; 12(1), 47–52.

WHO. Dengue Guidelines For Diagnosis, Treatment, Prevention And Control, 2009.

Guha-Sapir, D., & Schimmer, B. Dengue Fever: New Paradigms For A Changing Epidemiology. Emerging Themes In Epidemiology, 2005; 2(1), 1. doi:10.1186/1742-7622-2-1.

U.S. Department of Health. Dengue and Dengue Hemorrhagic Fever Information for Health Care Practitioners. 2009; 1–4.

Moraes, G. H., Duarte, E. D. F., & Duarte, E. C. Determinants Of Mortality From Severe Dengue In Brazil: A Population-Based Case-Control Study. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. 2013; 88(4):670-676.

Anders, K. L., Nguyet, N. M., Chau, N. V. V., Hung, N. T., Thuy, T. T., Lien, L. B., … Simmons, C. P. Epidemiological Factors Associated With Dengue Shock Syndrome And Mortality In Hospitalized Dengue Patients In Ho Chi Minh City, Vietnam. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene 2011; 84(1):127–34.

Mayetti. Hubungan Gambaran Klinis dan Lab sebagai Faktor Risiko DBD. 2010; 11(5): 367-373.

Fahlafi, R. Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Pasien Rawat Inap Dengan Pemilihan Kelas Perawatan di RSUD Tangerang; 1994


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 448
PDF Downloads : 224