Articles

Kontrasepsi Hormonal dan Riwayat Infeksi Menular Seksual sebagai Faktor Risiko Lesi Pra-kanker Leher Rahim

Ni Made Parwati , I Wayan Gede Artawan Eka Putra, I Nyoman Mangku Karmaya

Ni Made Parwati
Udayana University. Email: parwati.made@yahoo.com

I Wayan Gede Artawan Eka Putra
Udayana University

I Nyoman Mangku Karmaya
Udayana Unversity
Online First: December 01, 2015 | Cite this Article
Parwati, N., Putra, I., Karmaya, I. 2015. Kontrasepsi Hormonal dan Riwayat Infeksi Menular Seksual sebagai Faktor Risiko Lesi Pra-kanker Leher Rahim. Public Health and Preventive Medicine Archive 3(2): 138-142. DOI:10.15562/phpma.v3i2.105


Latar belakang dan tujuan: Saat ini pemeriksaan dengan IVA dan pap smear untuk skrining lesi pra-kanker leher rahim telah dilaksanakan di Provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontrasepsi hormonal dan riwayat IMS sebagai faktor risiko lesi pra-kanker leher rahim.

Metode: Rancangan penelitian adalah kasus-kontrol dengan sampel kasus sebanyak 76 wanita PUS yang didiagnosis positif lesi pra-kanker dengan pemeriksaan IVA dan konfirmasi pemeriksaan pap smear di dua puskesmas di Denpasar Bali dari Bulan Januari sampai Maret 2015. Kontrol sebanyak 76 wanita PUS dipilih dari mereka yang negatif pada periode yang sama. Sampel kasus dan kontrol dipilih secara consecutive. Data tentang faktor risiko dikumpulkan melalui wawancara dengan mempergunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan metode regresi logistik untuk mendapatkan adjusted odd ratio masing-masing faktor risiko.

Hasil: Analisis multivariat menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi hormonal (>5 tahun maupun <5 tahun) meningkatkan risiko lesi pra-kanker leher rahim dibandingkan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal masing-masing dengan OR=10,7 (95%CI: 1,04-108,17) dan OR=3,0 (95%CI: 1,16-7,84). Riwayat IMS juga meningkatkan risiko lesi pra-kanker leher rahim dengan OR=9,7 (95%CI: 3,83-24,18).

Simpulan: Pemakaian kontrasepsi hormonal dan riwayat IMS meningkatkan risiko lesi pra-kanker leher rahim.

References

WHO/ICO. Comprehensive Cervical Cancer Prevention and Control a Healthier Future for Girls and Women: Summary Report update 2013.WHO; 2013.

Departemen Kesehatan RI. Skrining Kanker Leher Rahim Dengan Metode IVA. Jakarta: Depkes RI; 2008.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2013. Denpasar: Dinas Kesehatan Provinsi Bali; 2014

Suwiyoga, IK. Beberapa Masalah Pap Smear Sebagai Alat Diagnosis Dini Kanker Serviks Di Indonesia. Jurnal Studi Jender Srikandi. 2010 (diakses 14 Juli 2014). Available from URL: http: ojs.unud.ac.id/index.php/srikandi/article/view/2755.

Andrijono. Kanker Serviks. Jakarta: Divisi Onkologi Departemen Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2009.

Rasjidi. Manual Prakanker Serviks. Jakarta: Sagung Seto; 2008.

Delia, W. Pembunuh Ganas itu Bernama Kanker Servik. Yogyakarta: Kejora; 2010.

Andrijono. Sinopsis Kanker Ginekologi. Jakarta: Divisi Onkologi Departemen Obstetri Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2013.

Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Profil Kesehatan Kota Denpasar Tahun 2013. Denpasar: Dinas Kesehatan Kota Denpasar; 2014.

Departemen Kesehatan RI. Skrining Kanker Leher Rahim Dengan Metode IVA. Jakarta: Depkes RI; 2008.

Triwahuningsih. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Lesi Prakanker Leher Rahim Dengan Metode IVA di Puskesmas Jatinegara (tesi). Jakarta: Universitas Esa Unggul; 2013.

Suriani. Faktor Risiko Lesi Prakanker Leher Rahim pada PUS di Kecamatan Payangan Gianyar (tesis. Denpasar: Universitas Udayana; 2011.

Rusmana. Aspek Onkologi Human Papillomavirus. Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha, JKM 2009;9.

Harahap. Neoplasia Intraepitel pada Kanker Serviks (NIS), Pendekatan Ilmiah Pencegahan Kanker Leher Rahim. Jakarta: UI Press; 2006.

Melva. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kanker Leher Rahim Di RSUP Adam Malik (tesis). Sumatera Utara: Universitas Sumatera Utara; 2008.

Carol, Jones, et al. Risk Factors for Insitu Cervical Cancer: Results from a Case-Control Study Cancerres. AACR Journals.org. 2005 (cited 2014 August 14). Available from URL: http:// cancerres. Aacr journals.Org site/misc/ terms.xhtml.

Kharsany, Hoosen. The Association Between Sexually Transmitted Pathogens and Cervical Intra-epithelial Neoplasia in a Developing Community. Genitourin Med 2002;69:35.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 341
PDF Downloads : 151